Microsoft Akan Luncurkan Versi Baru Microsoft Office

Microsoft Akan Luncurkan Versi Baru Microsoft Office

Microsoft Office LTSC untuk Windows dan Mac akan tersedia untuk pengguna komersial dan pemerintah. Office LTSC dirancang untuk bisnis di industri teregulasi di mana proses dan aplikasi tidak dapat berubah setiap bulan atau untuk pabrik manufaktur yang mengandalkan Office dan menginginkan rilis waktu yang terkunci. Update ini tidak akan dikirimkan dengan fitur bertenaga AI dan cloud yang ditemukan di Microsoft 365 dan juga tidak akan menerima fitur baru sebagaimana dikutip detikINET dari The Verge. Microsoft akan mendukung Office LTSC selama lima tahun dan perusahaan juga telah berkomitmen untuk versi Office lainnya di masa depan. Sedangkan untuk Microsoft Office 2021 yang ditujukan untuk konsumen reguler akan menawarkan fitur rilis waktu terkunci tanpa pembaruan fitur. Fokus Garis – mirip dengan mode membaca untuk menghilangkan gangguan dan menelusuri dokumen Word baris demi baris. Fungsi XLOOKUP – membantu menemukan hal-hal dalam tabel atau rentang demi baris dalam lembar kerja Excel. Dukungan array dinamis – fungsi baru di Excel yang menggunakan array dinamis. Mode gelap – semua aplikasi Office akan menyertakan dukungan mode gelap. Microsoft merekomendasikan Microsoft 365 untuk bisnis dan konsumen di mana perusahaan memiliki lebih dari 300 juta pelanggan berbayar untuk Office 365 di sisi komersial.

Jakarta – Microsoft akhirnya bakal mempensiunkan Internet Explorer (IE) pada 2022 mendatang, setelah beroperasi selama lebih dari 25 tahun. Sean Lyndersay, program manager Microsoft Edge. Memang, Windows 10 versi Long-Term Servicing Channel (LTSC) masih tetap menyertakan IE di dalamnya, namun semua Windows 10 versi consumer sudah tak lagi mendukung browser jadul tersebut. Untuk kebanyakan bisnis, fungsi IE ini bakal digantikan oleh Microsoft Edge, yang punya mode IE beberapa tahun lalu, dan membuat sistem bisa menggunakan browser berbasis Chromium itu untuk mengakses situs yang hanya bisa dibuka dari IE. Mode IE ini mendukung kontrol ActiveX, yang ternyata masih banyak dipakai di banyak bisnis. Pensiunnya IE ini sebenarnya sudah bisa ditebak sejak lama. Terutama sejak Microsoft menyetop dukungan IE 11 untuk aplikasi web Microsoft Teams, dan berencana menyetop dukungan dari Microsoft 365, serta layanan online seperti Office 365, OneDrive, Outlook, dan banyak layanan lain. Pengalihan ini dilakukan menggunakan Internet Explorer Browser Helper Object (BHO) bernama IEtoEdge BHO. Saat sedang menjelajahi internet, BHO ini akan mengecek apakah situs tersebut mendukung IE atau tidak. Setidaknya ada seribu situs yang tak tak bisa dibuka di IE sejak akhir 2020 lalu, di antaranya adalah Twitter, Facebook, Instagram, Google Drive, Microsoft Teams, dan lain-lain. Sementara sejak 2015 pun Microsoft sudah berusaha membujuk pengguna untuk berhenti menggunakan IE, dan beralih ke Microsoft Edge.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kirim Pesan
Ada yang bisa kami bantu kak?
Ada promo menarik seputar produk Adobe Creative Cloud All App Silahkan tanyakan kepada kami!!